Metered Dose Inhaler (MDI)

 
PC-ID-100463
Production date: Jan 2020

Apakah itu Berotec® MDI?

Berotec® Metered Dose Inhaler (MDI) mengandung zat aktif fenoterol, merupakan bronkodilator kerja singkat golongan Short Acting Muscarinic Antagonist (SAMA) yang diindikasikan sebagai pengobatan simptomatik serangan asma akut, profilaksis untuk asma yang dipicu olahraga, pengobatan simptomatik asma bronkial dan kondisi lain dengan penyempitan saluran nafas reversibel contohnya bronkitis obstruktif kronis.

Dosis pemberiannya untuk episode asma akut cukup 1 semprot cukup untuk menghilangkan gejala dengan cepat dalam banyak kasus. Jika serangan belum berkurang dengan 2 semprot, semprotan tambahan mungkin diperlukan. Pada profilaksis pada asma yang dipicu olahraga 1-2 semprot setiap pemberian, maksimal hingga 8 semprot perhari. Terapi asma bronkial dan kondisi lain dengan penyempitan saluran napas reversible, jika dosis ulang diperlukan, 1-2 semprot setiap pemberian, maksimal hingga 8 semprot perhari. Sedangkan pada anak digunakan sesuai pertimbangan medis dan di bawah pengawasan orang dewasa.

Berotec® MDI terdiri dari satu canister dengan cairan inhalasi dan satu alat inhaler berupa MDI. Canister harus dimasukkan kedalam inhaler sebelum pertama kali digunakan. Dalam 1 paket Berotec® MDI menyediakan 200 semprot (10ml).
 

Peringatan dan perhatian khusus

Berotec® MDI hanya boleh digunakan setelah penilaian risiko / manfaat dengan seksama, terutama ketika penggunaan dosis yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan: diabetes mellitus yang kurang terkontrol, infark miokard yang baru terjadi, penyakit jantung atau vaskuler organik berat, hipertiroidisme, feokromositoma.

Bronkospasme paradoks
Jika terjadi bronkospasme paradoks, sebaiknya segera dihentikan dan diganti dengan terapi alternatif.

Efek kardiovaskular
Efek kardiovaskular dapat terlihat dengan obat simpatomimetik. Pasien dengan penyakit jantung berat harus diperingatkan untuk segera mendapatkan pertolongan medis jika mereka mengalami nyeri dada atau gejala lain akibat memburuknya penyakit jantung. Perhatian pada penilaian gejala seperti sesak dan nyeri dada, karena mungkin bersumber dari pernapasan atau jantung.

Hipokalemia
Perhatian khusus pada asma berat, karena efek ini dapat diperkuat oleh pemberian obat bersama dengan derivatif xanthine, glukokortikosteroid, dan diuretik.

Dyspnea progresif akut
Pasien harus segera berkonsultasi dengan dokter jika terjadi dyspnea akut dan terus memburuk.

Peringatan khusus untuk penggunaan rutin
Pengobatan sesuai kebutuhan (berorientasi-gejala) lebih baik daripada penggunaan rutin, pasien harus dievaluasi untuk penambahan atau peningkatan terapi antiinflamasi (misalnya kortikosteroid inhalasi) untuk mengendalikan inflamasi saluran napas dan mencegah kerusakan paru jangka panjang.

Penggunaan bersama dengan bronkodilator simpatomimetik dan antikolinergik
Bronkodilator simpatomimetik lainnya hanya boleh digunakan di bawah pengawasan medis.

Interaksi Berotec® MDI dengan obat lain
Pemberian beta-mimetik lainnya, pemberian sistemik derivatif antikolinergik dan xanthine dapat meningkatkan efek samping. Hipokalemia yang disebabkan oleh beta-agonis dapat ditingkatkan dengan pengobatan bersamaan dengan turunan xantin, kortikosteroid, dan diuretik. Ini harus dipertimbangkan terutama pada pasien dengan obstruksi jalan napas parah. Penurunan kemampuan bronkodilatasi yang berpotensi serius mungkin terjadi selama pemberian bersamaan beta-bloker. Kerja agonis adrenergik dapat ditingkatkan dengan inhibitor monoamine oksidase atau antidepresan trisiklik. Inhalasi anestesi hidrokarbon terhalogenasi dapat meningkatkan kerentanan terhadap efek kardiovaskular dari beta-agonis.

Kesuburan, kehamilan dan laktasi
Kesuburan
Data klinis pada kesuburan tidak tersedia untuk fenoterol. Uji nonklinis dilakukan dengan fenoterol tidak menunjukkan efek buruk pada kesuburan.

Kehamilan
Data nonklinis, dikombinasikan dengan pengalaman pada manusia menunjukkan tidak ada bukti efek yang merugikan. Meskipun demikian, tindakan pencegahan yang biasa selama kehamilan, terutama pada trimester pertama, harus dilaksanakan. Efek penghambatan fenoterol pada kontraksi uterus harus dipertimbangkan.

Laktasi
Uji nonklinis menunjukkan bahwa fenoterol diekskresikan ke dalam ASI. Keamanan selama menyusui belum dipastikan. Peringatan harus dilakukan saat diberikan pada seorang wanita yang sedang menyusui.

Apa sajakah efek samping dari Berotec® MDI?

Hipersensitivitas, hipokalemia termasuk hipokalemia serius, agitasi, gelisah, tremor, sakit kepala, pusing, iskemia miokard, aritmia, takikardia, palpitasi, bronkospasme paradoks, batuk, iritasi tenggorokan, mual, muntah, hiperhidrosis, reaksi kulit seperti ruam, pruritus, urtikaria, kejang otot, mialgia, kelemahan otot, tekanan darah sistolik meningkat, tekanan darah diastolik menurun.

Bagaimana cara menggunakan Berotec® MDI?

Silakan merujuk pada halaman Metered Dose Inhaler (MDI) atau Informasi Produk

Referensi:
1. Informasi Produk Lokal Berotec® MDI 2021